Nalarpublik.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memacu pembangunan infrastruktur kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. Salah satu proyek yang kini hampir rampung adalah pembangunan Rumah Sakit (RS) Atue yang terletak di Kecamatan Malili.
Pantauan di lokasi menunjukkan, bangunan RS Atue telah berdiri kokoh dengan tampilan modern. Fasad gedung didominasi panel cladding berwarna biru bermotif geometris, dilengkapi logo Pemerintah Kabupaten Luwu Timur serta jargon daerah, “Lutim Juara”, yang terpampang jelas di bagian depan bangunan.
Meski bangunan utama terlihat megah, di beberapa sisi gedung masih tampak tiang penyangga dari bambu. Kondisi ini menandakan proses pengerjaan finishing, khususnya pada bagian eksterior, masih terus dikebut oleh pihak pelaksana.
Kehadiran RS Atue diharapkan dapat mengurai kepadatan pasien yang selama ini terpusat di RSUD I La Galigo. Dengan posisi yang strategis, rumah sakit ini diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan baru bagi masyarakat Kecamatan Malili, Angkona, dan wilayah sekitarnya.
“Pembangunan RS Atue merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar seorang pejabat Dinas Kesehatan Luwu Timur dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Selain desain bangunan yang representatif, RS Atue juga direncanakan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, di antaranya Unit Gawat Darurat (UGD) yang beroperasi 24 jam, ruang rawat inap dengan standar kenyamanan yang memadai, serta peralatan medis modern untuk mendukung pelayanan dan diagnosa pasien.
Pembangunan RS Atue bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, namun juga diharapkan mampu mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta menjadi penopang layanan kesehatan yang lebih merata di Kabupaten Luwu Timur. (*)







